Kamis, 2009 April 30

Little Light
200 cm x 160 cm, oil on canvas, prize : Rp. 6.000.000

Rabu, 2008 November 26

"Fly to the red n black space", 100 cm x 70 cm, SOLD

Kamis, 2008 Juli 10

"Wedangan Sore" (acrylic on canvas), 2008, prize : Rp. 1.200.000

"dialog #5" (acrylic on canvas), 2008, prize : Rp. 1.200.000

"Pada Ruang Hijau" (acrylic on canvas), 2008, prize : Rp. 1.000.000


"sajen 13" (acrylic on canvas), 2008, prize : Rp. 3.000.000

Kamis, 2007 Agustus 23

"27mei06" (acrilyc on canvas), 2006, SOLD


"5,9 SR" (mixed media), 2006, prize : Rp. 5.500.000


"Z e b r a" (acrilyc on canvas), 2006, prize : Rp. 4.000.000


"2 wajah" (oil on canvas), 2006, prize : Rp. 10.500.000


"1 Wajah" (oil on canvas), 2006, prize : Rp. 11.500.000


Kamis, 2007 Agustus 16

please enjoy with my exploration....

"Dreamer III" (acrylic on canvas) 2007, 70 cm x90 cm, Prize : Rp. 4.800.000


"Prasasti biru" (oil on canvas) 2007, 50 cm x 60 cm, Prize : Rp. 3.000.000


"Pada 1 sisi" (mix media) 2005, 60 cm x 60 cm, Prize : Rp. 3.000.000


"Komposisi ruang 2" (acrilyc on canvas) 2007, 110 cm x 80 cm, Prize : Rp. 11.000.000


"Under the Sea" (acrilyc on canvas) 2007, 130 cm x 100 cm, SOLD


"Terhimpit" (oil on canvas) 2007, 50 cm x 70 cm, Prize : Rp. 2.000.000


"Suku Langit" (mixed media) 2005, 80 cm x 60 cm, Prize : Rp. 30.750.000


"Sajen" (oil on canvas) 2007, 130 cm x 90 cm, Prize : Rp. 12.000.000


"Mitos" (acrilyc on canvas) 2005, 80 cm x 80 cm, Prize : Rp. 7.000.000


"Kepompong" (acrilyc on canvas) 2007, 100 cm x 32 cm, Prize : Rp. 5.000.000


"Dimensi Ruang 1" (acrilyc on canvas) 2007, 130 cm x 100 cm, Prize : Rp. 10.000.000


"Dialog with my son" (mixed media) 2006, 100 cm x 100 cm, Prize : Rp. 10.000.000


"Black Face" (oil on canvas) 2007, 150 cm x 80 cm, Prize : Rp. 11.500.000



SETANGKUP ASA
PADA RUANG TUNGGU

Berkarya bagi saya adalah mengungkapkan sebuah perasaan, pikiran dan emosi dengan meminjam bahasa visual unsur-unsur garis, gores, warna dan peminjaman bentuk-bentuk symbol 3 dimensi yang ada.
Semua itu bisa dirangkai dan mempunyai sifat “merdeka” sebagai bentuk manifestasi dalam menanggapi gejolak batin yang telah lama terpendam.
Suatu yang bisa memberikan senyuman meski sejenak dan sering tertunda, seperti yang acap terjadi di negara ini. Kita sering menunggu bukti dari janji-janji para teknokrat kepada kaum-kaum bawah.
Saya salah satu individu penggemar kebebasan berkarya, karena kebebasan terwujud selalu menantang terhadap wujud ketrikatan-keterikatan yang bersifat emosional. Saya mengabstraksikan fenomena-fenomena kehidupan sesuai dengan pengalaman estetis dan kedalaman batin.
Banyak fakta yang dapat dirasakan pada ruang tunggu batin kita yang dapat dirahasiakan dan dialami serta dilihat. Seperti suka-duka penderitaan adalah tragedi yang senantiasa melahirkan obsesi bagi saya.
Saya berkarya tidaklah memindahkan obyek atau bentuk yang ada ataupun menjawab persoalan-persoalan di depan saya.Tetapi hanya berusaha mengekspresikan apa yang saya rasakan, apa yang saya inginkan sehingga semua itu bisa tertuang secara spontan dan jujur pada media apa saja, guna memuaskan keadaan batin saya.
Keadaan ini yang merupakan reaksi atas penuangan-penuangan yang dalam kemudian diekspresikan dan melahirkan bentuk-bentuk baru yang bersifat pribadi.
Dalam berbagai babak sejarah peradaban manusia wajah memang merupakan sosok yang tidak pernahhenti-hentinya dari perbincangan dalam soal karakter. Dalam beberapa karya-karya saya banyak yang mengangkat tentang wajah-wajah. Kalangan feodalisme beranggapan bahwa topeng atau wajah hanya sekedar ‘kulit muka’.
Jadi, lewat karya-karya saya yang bertemakan wajah, saya berusaha menyingkap tabir di balik sosok wajah-wajah yang selama ini dianggap “topeng manusia” yang banyak sekali misteri yang belum terungkap dan masih berada dalam ruang tunggu.
Lewat obyek lukisan tersebut saya berupaya untuk tidak sekedar meekonstruksikan bentuk wajah, melainkan dengan kesadaran berusaha mengungkapkan “kekuatan dan keperkasaan” di balik sosok topeng-topeng yang digunakan manusia.
Wajah memang menarik dalam pandangan saya
dan saya berusaha untuk melebur dalam satu harmoni,
agar karya-karya saya benar-benar memancarkan roh yang selama ini menggelisahkan hati saya.
Lewat karya-karya saya ini
Hati – Mata – dan Pikiran
Anda akan saya ajak untuk
Merenungkan akan keberadaan
Manusia-manusia
Yang sesungguhnya.

Petro Benny S, S.Sn


PENGALAMAN KESENIAN

PAMERAN KELOMPOK

1992 - Kreativitas Remaja Nusantara di Hotel Garuda Yogya

Apresiasi Kartun di FE UII Yogya

1993 - Moslem Art Rally di FH UII Yogya

1994 - Pameran kelompok Prasidha 93 di Bentara Budaya

1995 - Pameran Hitam-Putih Plus di Show room ISI

Pameran Dies Natalies ISI XI di Sasana Aji Yasa

The Philip Morris of Companies di Gedung ASEAN Jakarta, Museum Barli Bandung, Purna Budaya Yogya, Gedung Surabaya Post Sby, Museum Rudana Bali

Pameran Gelegar 10 di Hotel Melia Purosani Yogya

Pameran Gala-Dinner di Djogja Café

1996 - Pameran Lukis-Kecil di Sasana Aji Yasa

FKY VII di Museum Benteng Vredeburg

Australian Exibition Visual of Art di Sanata Dharma

Dialog Dua Kota ISI-IKJ I di TIM Jakarta

Dialog Dua Kota II di Purna Budaya Yogya

1997 - Pameran Pelukis Muda III Benteng Vredeburg

Pameran Yayasan Seni Rupa Indonesia di Museum Agung Rai Bali

FKY IX di Benteng Vredebueg

Pameran kelompok SAKATO II di Purna Budaya

1998 - Pameran Instalasi bersama di Fak. Filsafat UGM

1999 - Festival Kesenian Indonesia I di Benteng Vredeburg

Pameran kelompok Prasidha 93 di Benteng Vredeburg

Pameran kelompok SAKATO III di Benteng Vredeburg

Pameran Seni Rupa Monumen-monumen di KTS Jakarta

2000 - Pameran Kel. Sumpah Perupa di Hotel Melia Purosani Yogya

Pameran Gesper di Gallery ISI

Pameran Kelahiran di Griya KR Yogya

2001 - Pameran Foto Inovasi di Gallery 9 Yogya

2002 - Pameran Parade Kuda di Gallery Mekar Yogya

Pameran bersama di Museum WIDAYAT Mungkid-Magelang

2004 - Pameran “Expose With Colour” di Galeri Saptohudoyo Yogya

2005 - Pameran “E m b r i o 2005” di Hotel Melia Purosani Yogya

Pameran “Bharatayuda on Canvas” di Galeria Mall Yogya

Pameran Art Media International di Novotel Solo

Pameran HUT Jogja 249 di Gd. Bima Gramedia Yogya

2006 - Pameran”Roddy de la Tour Grandprize” di Gayam café Yogya

2007 - Pameran berdua Indonesia-Perancis di Souqvile-Vietnam

PAMERAN TUNGGAL

1998 - Pameran Tunggal I “Terlahir” di Dirix Art Gallery Yogya

1999 - Pameran Tunggal II “All About Power” di Hotel Melia Purosani

2001 - Pameran Tunggal III “Freedom” di Spotlite Café Yogya

2002 - Pameran Tunggal IV “Shilouette” di BCM Resort Batam

AKTIVITAS SENI

1994 - Performance Art Kolo Mercu di ISI

Performance Art Tabligh Akbar untuk rakyat di IAIN Sunan Kalijaga Yogya

1995 - Pekan Aksi Seni di UNS Solo

Happening Art Hardiknas di Atma Jaya Yogya

1996 - Happening Art Orang-orang Kalah di ISI

1998 - Performance Art Reformasi di DPRD II Yogya

- Peluncuran website : www.petronelopa.8m.com

1999 - Performance Art Rekonstruksi di Malioboro

- Membentuk komunitas Performance Art “Tim Rekonstruksi”

2000 - Body Art “Satu Cerita Gelap di Negeri Indah” di Sanata Dharma

Performance Art Sayat di AAN Yogya

Rally Performance Art FKY XII ‘Mencari Ruang” di Bentara Budaya Yogya, Studio Gono Yogya, Gallery Omah Duwur Yogya, Malioboro, Crowne Plaza Jakarta

Performance Art ‘Blaaar’ HUT Yogyakarta American Jeep III di Mancasan Muntilan

Performance Art Pensucian di Pantai Parangkusumo

Performance Art Labuhan di Pantai Parangkusumo

Performance Art (Koreo) ‘Patung-patung’ di Griya KR Yogya

Marching-Painting Kemah Budaya di Pantai Parangkusumo

2003 - Humas di Sumpah Perupa Organizer

Tenaga Pembimbing di Bimbingan Sumpah Perupa

Mengadakan Pameran Lukisan untuk pelukis-pelukis muda Jogja

di Galery Mekar Yogyakarta

Melukis panjang di Pantai Melur Pulau Galang – Batam

2005 - Melukis Panjang 100 meter Epos Bharatayuda di Yogya

- Peluncuran website : www.art-visi.com

2007 - Peluncuran website : http://www.petrobenny.blogspot.com/

PENGHARGAAN

1992 - Finalis KPRN MenParPosTel

1995 - Finalis Philip Morris Art Award

1997 - Finalis Indonesian Art Award

2005 - Museum Rekor Indonesia melukis Epos Bharatayuda 100 meter